Rabu, 21 Juli 2010

Menyerah!

kemarin saya cuma bisa pasrah, ketika hape saya berdering jam 08.45 malam.. walaupun teman saya yang mengangkat, tapi ketika dia berteriak "andi yang nelpon dosen" lutut saya langsung lemas.. dan otak saya cuma berteriak "Saya belom bikin slide presentasi!!!" dan apa yang gw takutkan itu terjadi. besok pagi saya dijadwalkan sidang jam 9 pagi. di dalam hati ya saya cuma bisa berkata "ya sudahlah" mau mengomelpun taka kan banyak membantu.



beban saya hanya slide presentasi dan saya belum latihan presentasi. apalagi waktu yang tersisa hanya 12 jam saja.. saat itu yang ada di otak saya cuma kata menyerah ..

akhirnya saya mengambil keputusan, klo pun saya menyerah detik ini.. apa saya siap besok hari?? apa saya mampu besok hari? ternyata saya pikir, saya cuma menambah waktu untuk saya hanya mengeluh dan berpikir, jadinya saya berpikir untuk menantang diri saya sendiri  untuk menyelesaikan slide dan latihan . malam itu juga.. walau besok pagi saya akan sangat letih.

akhirnya saya berjuang menyelesaikan slide presentasi selama 4 jam.. dan jam 1 lebih saya latihan 2 kali.. dan itu juga sambil mengantuk. setelah menurut saya cukup walau saya lihat kembali slide saya banyak yang kurang disana sini.. tapi lebih baik sekarang saya tidur,

sebelum saya tidur, saya berdoa sama yang Mahakuasa.
"Ya Allah, beri saya tidur nyenyak, dan besok pagi saya minta yang terbaik yang Kau bisa berikan, dan bila hasilnya buruk saya minta ketabahan dan kebesaran hati serta hati yang lapang."

lalu saya tidur, saya tidur dekat orangtua saya.. dengan maksud mencari ketenangan dan juga biar pagi bias dibangunkan dengan cepat.

saya pikir dengan tidur itu, saya sudah menyertah dan pasrah kepada yang Mahakuasa, saya serahkan semua pada Nya. apapun yang terjadi besok saya harus terima.. apapun itu.

dan besoknya saya terbangun, menyiapkan diri.. menyiapkan file data dan sebagainya.. walaupun ada aja yang ketinggalan. bagi saya hari itu menangis di kampus pun saya tak masalah...

Sebenarnya saya bisa saja mengomel terus, tapi saya pikir dengan mengomel dan mengeluh terus ke hati saya. saya tak akan bisa menyelseaikan apapun itu. yang saya bisa lakukan adalah terima diri saya sendiri, dan menjadi dwasa dengan menantang diri saya dan juga berkata "Andi kamu harus  Lakukan yang terbaik lalu berdoa dan istirahat" karena itu saja yang saya bisa lakukan saat itu.

so nyatanya kita manusia, kita harus menyerah kepada yang dia Yang Mahapengasih dan Maha mengetahui .. karena kita hanya bisa berusaha dengan maksimal tapi yang di atas yang tau hasilnya gimana.

 mungkin saya hanya bisa mengucappkan terimaksih kepada semuanya yang banyak menyemangati saya.. dan banyak mendoakan saya.

terumakasih..