Rabu, 21 Maret 2012

Ishikoro Boshi


Pernahkah kalian merasa diacuhkan? Tak didengar? Seperti sendirian. 

Saya jadi ingat sebuah alat Doraemon, yang membuat orang tidak diperhatikan, yaitu Ishikoro Boshi atau bahasa Indonesianya "Topi Kerikil" ini dari Komik Doraemon No 4. Mengapa disebut Topi Kerikil, Karena Topi ini membuat kita tampak seperti kerikil, terlihat namun tak akan ada yang mempedulikan.


Ishikoro Boshi
Di cerita ini nobita merasa semua orang mengawasi dia dan terlalu cerewet kepadanya dan dia minta kepada Doraemon dicarikan alat agar semua orang tiadk memperdulikan dia, maka doraemon mengeluarkan alat ini ... yap Nobita di tidak acuhkan, alias dicuekin sama semua orang. pertamanya sangat menyenangkan namun pada akhirnya kita semua manusia biasa sangat memerlukan kepedulian orang lain.



Kadang-kadang saya menganggap diri saya memakai Ishikoro Boshi ini, berharap tidak diperhatikan dan bisa menghilang kapan saja. kadang-kadang menurut saya memang kita perlu menghilang sejenak berpikir apalagi semenjak saya kehilangan seorang yang saya sayang, tempat sepi dimana saya bisa berpikir dan merenung bagaimana saya bisa bangkit dengan cara saya sendiri. 


Namun kadang kala saya seperti dipaksa menggunakan Ishikoro Boshi ini dengan sengaja, membuat saya merasa kesepian dan sendirian. saya pernah membaca artikel yang membahas sebuah Jurnal tentang Kesepian, di artikel diceritakan dimana seekor lalat diisolasi di tempat yang penuh makanan, namun faktanya si Lalat itu lebih cepat mati ketimbang Lalat-Lalat lain yang bisa berinteraksi satu sama lain walau dengan keterbatasan makanan. 

Lalat saja perlu berinteraksi apalagi Manusia. Manusia memang selayaknya perlu berinteraksi dengan manusia lainnya, karena pada dasarnya Manusia adalah makhluk sosial. dimana rasa membutuhkan orang lain itu sangat besar,  namun disisi lain rasa kehilangan kadang membuat saya berpikir untuk menjauh dari orang-orang yang ada disekeliling kita, bukan untuk menghindari secara utuh. hanya butuh beberapa waktu untuk berpikir, merenung dan kembali bertanya kepada diri sendiri. 

Namun ada kalanya kita memang harus menghadapi kesendirian kita. Berikut ini ada beberapa tips yang saya baca untuk menghindari kesepian.

  1. Mencari kegiatan positif. Kegiatan positif dapat mengurangi gejala kesepian, seperti beribadah, rekreasi ataupun olahraga
  2. Memanfaatkan teknologi, teknologi bisa menjadi pelarian yang baik saat merasa kesepian, mencari teman baru di jejaring sosial dan fasilitas mengobrol dengan teman lama di internet dapat mengurangi rasa sepi. asal dilakukan dengan bijak dan tidak berlebihan.
  3. Meluangkan waktu untuk berkumpul atau berkomunikasi dengan keluarga atau teman-teman dekat, keluarga merupakan langkah awal untuk menghindari rasa sepi.


Ya kadang kesepian terjadi karena merasa tidak diperhatikan, atau juga sehabis kehilangan orang yang sangat memperhatikan kita. yap merasa sendirian harus dilawan, dengan membuka mata sedikit saja, banyak orang yang menyayangimu... 

____________________________________
Catatan kecil:
  • Sumber Tips disadur dari Artikel Koran Tempo, 12/03/12 halaman C4 "Sepi Mendekati Mati"
  • Terinspirasi dari Komik Doraemon No 4 "Topi Kerikil"