Jumat, 06 April 2012

Hi5teria


Awal april ini ada yang sedikit beda, dengan isi bioskop kita... ada film horor yang harus dilirik yaitu Film Hi5teria. Film Histeria adalah film Omnibus dengan genre horor terbaru Indonesia. 


hmmm ya udah mari saya bahas...


hi5teria

sebenernya udah ga begitu asing lagi sih dengan Karya Omnibus anak bangsa, sudah pernah ada yang menarik perhatian saya speerti Takut, Perempuan Punya Cerita, Berbagi Suami, Jakarta Magrib, dan masih ada lagi yang belum saya sebutkan? (maaf belum nonton). tapi yang bergenre Horor Baru Takut dan Hi5teria yang saya tonton, 

In the world of cinema, there are some terms in the genre film industry itself, one of which is the Omnibus or Anthology. The word 'omnibus' comes from the Latin 'omnibus' which means 'for all'. 

Bila liat judulnya sih, mungkin teman-teman semua langsung ngebayangin film Omnibus karya Thailand yaitu 4bia, ya memang punya template yang mirip namun buat saya ada nilai plusnya dibanding film bergenre horor Indonesia yang lain, ini bukan mempertontonkan seberapa sexy anda, rumor-rumor untuk menarik penonton ataupun selipan humor yang ga lucu tapi benar-benar menawarkan ketakutan.

di Hi5teria ini ada 5 cerita yaitu

1. Pasar Setan

Sutradara : Adriyanto Dewo

Pada bagian ini menceritakan sebuah Mitos bagaimana orang bisa hilang atau tersesat dalam pendakian gunung, berlatar Gunung Lawu. di awal cerita, Sari (Tara basro)  seorang Gadis yang sedang main Kejar-kejaran (india-indiaan kok ditengah gunung?) akhirnya terpisah dari Pacarnya Jaka, dan akhirnya masuk ke bagian hutan yang pada malam hari menjadi ramai dan mistis. lalu ada Zul (Dion Wiyoko) yang bersama teman-temannya sedang naik gunung, namun di tengah Jalan Zul tersesat dan bertemu Sari, dan pada akhirnya mereka sadar tak ada jalan pulang untuk mereka. 

pesan Moral : Jangan main India-Indiaan di tengah hutan atau gunung, dan juga jangan sok jalan sendirian. Ok. 

score : 3/5

2. Wajang Koelit


Sutradara : Chairun Nissa dan Adi Baskoro

ini bercerita tentang bagaimana wisatawan asing yang bernama Nicole (Maya Otos) tertarik dengan kebudayaan Indonesia yaitu wayang Kulit. karena ingin mengenal lebih dekat ia berusaha mengobrol dengan salah satu sinden wanita, (dicerita ini dalang dan sindennya semuanya perempuan) namun sayangnya si perempuan sinden ini menghindari Nicole, (ya gimana sih mba nicole ngejar orang yang mau pipis, :p). tapi nicole menemukan hiasan milik waniat tersebut, walau maksudnya ingin mengembalikan Hiasan tersebut ... tapi sejak itu Nicole dikejar oleh Mimpi paling buruk.

pesan moral : jangan sembarangan memungut barang

score : 3.8/5

3. Kotak Musik

Sutradara: Billy Christian dan Adi Baskoro

bagian ini kita bisa bertemu dengan Luna Maya *nyengir*, cerita horor berlatar Urban dimana masyarakat Kota sudah menganggap hantu itu hanya Mitos dan berusaha mencari fakta Ilmiah tentang semua yang berbau mistik, termasuk merekam dan membuktikan bahwa hantu itu tidak ada. Farah (Luna Maya) dan Teddy (Kriss Hatta) mereka berusaha mengungkapkan fakta ilmiah dengan merekam rumah yang terkenal angker, di dalam rumah itu mereka menemukan sebuah Kotak Musik dan Farah mengambilnya dan dia terjebak bahwa dia harus mempercayai hantu itu ada, namun dia telat.

pesan moral : tetep jangan ngambil barang yang bukan hak anda

score : 2.5/5

4. Palasik 

Sutradara: Nicho Yudifar

Palasik setau saya merupakan sebuah cerita Hantu dari Luar Jawa, kalau ga salah terkenal di Kalimantan, Sumatera dan Bali. Bila disederhanakan Palasik itu Hantu Kepala yang bergentayangan yang biasanya mengejar Ibu Hamil.diceritakan sebuah keluarga baru dengan seorang ibu hamil, menginap di sebuah villa yang asri untuk liburan, namun di villa ini sang ibu merasa dia dikejar-kejar makhluk tanpa badan yang meresahkan... apakah si ibu bisa pulang atau ada kisah dibaliknya... 

pesan moral : ibu yang hamil tua sebaiknya di rumah saja. :p

score : 3.5/5

5. Loket

Sutradara: Harvan Agustriansyah

dari semua cerita sebenernya bagian ini yang endingnya, ga bisa di tebak. tentang seorang perempuan yang bertugas menjaga sebuah Loket parkir di Gedung Sepi, ketika bertugas dia mendapatkan banyak masalah dari masalah Macetnya palang pintu sampai ada wanita misterius yang menganggu dia, dan pada akhirnya si penjaga Loket ini harus dihadapkan pada kejahatan di masa lalunya. apakah dia  bisa menebus masa lalunya?

pesan moral : kejahatan pasti kan dibalas.

score : 3/5

dari semua cerita itu,bagian yang menurut saya paling membuat saya takut itu Wajang Koelit dan Palasik, mungkin karena sudah sering mendengar kisah mistis Indonesia Asli saya jadi rada-rada.. haha

Score total 3.2/5


__________________________________________
Catatan Kecil :
1. Film Omnibus Lain yang pernah di Review Jakarta Magrib