Selasa, 04 Desember 2012

Cerita dari Kereta Argo Parahyangan Jakarta - Bandung



Wahhh sebenernya agak malu juga, ini pertama kalinya saya ngepost cerita tentang perjalanan. Entahlah apa saya bagus menceritakan detail perjalanan, karena biasanya saya posting tentang film. hihi

Postingan perjalanan pertama saya, akan bercerita tentang naik kereta Argo Parahyangan dari Gambir menuju Bandung dan Sebaliknya, Nah ngapain saya ke Bandung. Soalnya saya mengambil skripsi tentang Kota Bandung, hmm tapi nanti saya akan cerita tentang skripsi saya ketika skripsinya sudah selesai. hehe


Sekilas tentang Argo Parahyangan 

Suasana Kereta eksekutif Argo Parahyangan

Argo Parahyangan mulai dioperasikan pada tanggal 27 April 2010. Dia adalah sebuah reinkarnasi dari Argo Gede dan Parahyangan yang dihentikan operasinya. Kami ciptakan atas permintan pelanggan setia Kereta Api Parahyangan relasi Bandung-Jakarta dengan rangkaian kereta gabungan antara K1 (kereta kelas eksekutif) KA Argo Gede ditambah K2 (kereta kelas bisnis) dari KA Parahyangan.

Kapasitas angkut yang tersedia dalam satu kereta api ini mencapai 328 tempat duduk (4 kereta eksekutif dirangkaikan dengan 2 kereta bisnis).

Argo Parahyangan relasi Bandung-Jakarta menempuh jarak 173 km. Perjalanan kereta api di siang hari memungkinkan penumpang dapat menikmati Indahnya panorama pegunungan di bumi Parahyangan bagian barat dengan jalan dan jembatan kereta api yang berkelok-kelok. Selain itu penumpang juga dapat menyaksikan hamparan Bendungan Jatiluhur.


Kereta, perjalanan dan Stasiun Bandung 

Naik Kereta Api ke Bandung buat saya lebih menyenangkan di banding dengan naik mobil, bus atau travel, walaupun perjalanannya lebih lama pemandangan yang disajikan lebih menyenangkan daripada pemandangan ketika naik mobil, bus atau travel, kita disuguhkan pemandangan hamparan sawan, ilalang, bukit-bukit yang hijau bahkan Bendungan Jatiluhur. 

Saya akan tampilkan foto-foto pemandangan dari kereta api : 







Buat saya ketika naik kereta di kanan kirinya adalah bukit, sawah menjadi pemandangan seru tersendiri, karena jarang lihat sawah di Depok. XD

Setelah kurang lebih berada di kereta selama 3 jam, kita akan berhenti di Stasiun Bandung, saya selalu berdecak kagum, Stasiun Bandung buat saya seperti Stasiun Bogor suasananya, adem, luas dan ramai. tapi ada sesuatu yang beda stasiun ini sangat bersih dah rapi.
Pintu Utara Stasiun Bandung





Pintu Selatan Stasiun Bandung

Monumen Kereta di depan Pintu Selatan


Oya di Stasiun Bandung juga, musollanya sangat rapi dan bersih tapi sayang saya ga mengambil gambarnya

Walaupun naik kereta api menyenangkan, ada bagian yang saya tidak suka, yaitu ribetnya kalau ke Stasiun Gambir, yang merupakan titik keberangkatan kereta ke Bandung, agak ribet karena harus turun di Gondangdia lalu naik ojek lagi, mungkinn lebih baik PT. KAI membiarkan kereta Commuter line bisa berhenti di Gambir.

nah sebagai bonus saya akan memperlihatkan beberapa grafitti seru yang katanya merupakan program kerja sama Stasiun Bandung beberapa Bomber 





Oya ada bonus juga dari stasiun Gambir, Monas.. :D

Monas dari siang hari dari Stasiun Gambir
_____________________________________
Catatan Kecil:
1. Maaf ya banyak Gambar yang ngeblur, suka gemetaran kalau megang kamera
2. Ayooo siapa yang pernah naik kereta dari stasiun Gambir? :D