Kamis, 16 Januari 2014

Mengenal Si KoRa : Si Penghimpun Suara Rakyat


Beberapa dari kalian mungkin sering melihat spanduk yang sering dipasang KPU di pinggir jalan sebagai sosialisasi mengenai pemilu yang akan diadakan tahun ini, pemilu yang diadakan 5 tahun sekali, ada yang baru dari perayaan demokrasi yang paling besar di Indonesia yaitu maskot yang dijaring dari lomba, yaitu lomba maskot dan jingle pemilu yang pemenangnya diumumkan pada bulan oktober 2013 ini.





Kemarin saya menonton berita di salah satu tv nasional, mereka menanyakan kepada masyarakat umum tentang sosialisasi KPU, pertanyaan khususnya adalah ada yang tau enggak bentuk dari maskot pemilu yang baru dan siapakah namanya?? banyak yang enggak tau ternyata. saya sebenernya tau bentuknya tapi tidak tau kalau maskot ini mempunyai nama, hmmm karena tahun ini saya ingin memilih mungkin ada baiknya kita mengenal lebih dekat dengan maskot ini. ^^

Si Kora : Si Penghimpun Kedaulatan Rakyat

Nama maskot yang dipilih adalah Si KoRa yang merupakan singkatan dari Si Kotak Suara, bentuknya tentu saja berbentuk Kotak Suara yang mempunyai tagline Ayo Memilih! dan mempunyai Jubah yang berwarna Merah Putih sesuai dengan bendera Bangsa kita dan tangan kanan yang memegang surat suara dan tangan kiri yang jari kelingkingnya telah ditandai oleh tinta karena selesai memilih. 


Si KoRa ini terjaring dari pemilihan ajang Sayembara Maskot dan Jingle Pemilu yang diadalan dari Juli 2013 dan pemenangnya diumumkan pada bulan Oktober 2013 yang lalu, Si KoRa merupakan hasil karya Lilik Sugianti yang berasal dari Bekasi yang telah menyingkirlam 200 lebih karya yang masuk ke Panitia Lomba pemilihan Maskot dan Jingle Pemilu, yang diseleksi menjadi 10 besar lalu menjadi 3 besar.

"Maskot itu kan kalau melihat bentuknya seperti kotak suara, itu melambangkan kegiatan Pemilu. Masyarakat juga tidak sulit untuk mencernanya, bentuknya kotak suara, di dalam kota suara itu terhimpun kedaulatan rakyat, itu simbol yang menurut tim juri menjadi alasan terpilihnya Si KoRa,"  - Husni Kamil Malik (Ketua KPU)

Maskot dan Jingle yang terpilih dalam lomba tersebut digunakan sebagai alat sosialisasi pemilu terhadap masyarakat, supaya tergerak hatinya untuk mengikuti pemilu dan supaya pemilu terselengara dengan baik, sukses dan dapat diterima dengan publik, namun apakah sosialisasi dengan hanya menempelkan spanduk di pinggir jalan raya itu efektif?


"Prediksi kami, ini (maskot dan jingle pemilu) bisa meningkatkan partisipasi publik. Ini upaya sebesar-besarnya yang kami lakukan," - Husni Kamil Manik (Ketua KPU)

Apakah Sosialisasinya sudah baik?

"Saya belum begitu melihat (efektivitas iklan sosialisasi pemilu). Belum merasa booming," - Butet Kertarajasa (Praktisi Periklanan)

Saya pun merasa sosialisasi mengenai pemilu ini belum maksimal padahal PEMILU legislatif akan dilaksanakan 80 harian lagi,  semenjak saya lihat acara berita yang menanyakan siapakah maskot pemilu dan bagaimana bentuknya? dan betapa mirisnya ketika tau kebanyakan orang tidak mengetahuinya, mungkin ini adalah cara yang bisa saya lakukan yaitu membantu mengenalkan maskot ini kepada yang sering mampir ke blog saya. Apalagi teman-teman saya sesama blogger adalah pemilih muda yang suaranya sangat dibutuhkan untuk bangsa dan negara ini. Eaaa

ayo kita sukseskan PEMILU 2014 ini! :3

Catatan Kecil :


  1. Blog ini juga pernah membahas tentang maskot PilGub Jabar yang bisa dilihat disini
  2. Blog ini juga mempunyai Maskot yang bernama idean yang bisa di cek di postingan ini 
  3. kalau saya melihat badut di sini tiba-tiba saya ingat rasanya menjadi badut

Sumber:

  1. Situs Resmi KPU (http://kpu.go.id/)
  2. Sindo News (http://nasional.sindonews.com/read/2013/10/10/12/793003/pemenang-lomba-jingle-maskot-pemilu-rebut-rp30-juta)
  3. AntaraNews (http://www.antaranews.com/berita/399886/kpu-perkenalkan-lagu-dan-maskot-pemilu-2014)
  4. Kompas (http://nasional.kompas.com/read/2013/10/10/1527071/Jingle.Pemilu.2014.Dinyanyikan.Judika.Maskotnya.Bernama.Sikora)
  5. Kompas (http://nasional.kompas.com/read/2014/01/08/2204370/Praktisi.Iklan.Sosialisasi.Pemilu.Tidak.Efektif)