Senin, 17 Maret 2014

Ayo Keliling Jakarta dengan Bus Tingkat!


Kebanyakan orang bilang, acara dadakan itu selalu jadi, ya kurang lebih sih begitu. Hari minggu kemarin saya punya janji nonton film dengan salah satu teman saya di Jakarta, dengan janji ketemunya di stasiun Juanda biar katanya dekat dengan Halte busway, nah pas kita lagi nyebrang teman saya ini nanya ke saya "lo udah naik bus tingkat belum?" Saya cuma bilang "belum, emang lewat sini ya?" temen bilang itu "naiknya dari halte bus depan Masjid Istiqlal?" saya langsung "Hoaaaa ayok naik!! mumpung katanyaa gratis!!" *dasar manusia gratisan*



Bus Tingkat ini merupakan salah satu program dari Pemerintah DKI Jakarta, ada 5 bus yang beroperasi setiap hari, klo weekdays itu dari jam 09.00 - 19.00 dan kalau weekend itu dari jam 12.00 - 19.00 dengan rute halte bus yang dilewati kemarin saya seperti ini : Masjid Istiqlal—Istana Merdeka—Monas—Balaikota—Sarinah—Bundaran HI—Sarinah—Museum Nasional—Halte Santa Maria—Pasar Baru—Gedung Kesenian Jakarta dan kembali ke Masjid Istiqlal

Bus City Tour Jakarta 
Karena  kalau weekend jumlah penumpang naik lebih banyak maka ada kebijakan untuk tidak semua bus berhenti di halte yang tadi saya sebutkan, 1 bus berhenti kurang lebih 3 halte, biar penumpang ga berebutan makanya setiap bus berhenti pada halte tertentu saja. *Itu setiap weekend ya*

Bagaimana rasanya naik Bus tingkat Jakarta ndi? 
seruuu broo, buat yang ga pernah naik bus tingkat kaya saya sih langung norak. ACnya dingin banget mungkin karena masih baru dan kalau weekend itu berisik banget karena banyak orangtua yang bawa anak kecil, dan lebih aman karena semua penumpang harus duduk kalau ada yang berdiri penumpang yang berdiri harus turun, karena ini bus pariwisata semua harus menyenangkan ^^

buat saya ini adalah ide yang sangat apik, membangkitkan semangat pariwisata dengan bus tingkat selain dapat untuk para orangtua yang bernostalgia dengan masa lampau karena dulu pun Jakarta mempunyai bus tingkat yang katanya legendari, namun buat anak-anak zaman sekarang ini adalah pengalaman baru. ^^
Kondisi para penumpang yang mau naik dan halte nya
------------------------------------------------------------------------
tapi ga semua menyenangkan buat saya. ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pengelola dan para turis yang naik bus ini khususnya turis lokal!
  1. Kita harus naik dari halte yang disediakan, yan ada tanda City Tour
  2. Jangan berebutan naiknya, biasakan disiplin malu bro and sis ^^
  3. Jaga kebersihan bro and sis, malulah kalau masih suka buang sampah sembarangan apalagi ini bus ada CCTV nya loh ~ anda diperhatikan, kalau merasa biarin aja anda diperhatikan yang maha kuasa loh ^^ | *kondisi kemarin masih rapih jadinya saya takut aja kalau nanti malah jadi kumuh dan kotor 

kondisi di dalam bis
------------------------------------------------------------------------
dan masukan untuk pengelola Bus City Tour Jakarta :
  1. Musiknya musik tradisional aja pak atau bu masa disepanjang perjalanan kita dengerin lagu Wali, alangkah baiknya lagu khas Jakarta atau lagu tradisional dari seluruh nusantara apalagi kalau weekend banyak anak-anak yang naik itu bisa mengenalkan dan mengedukasi anak-anak.
  2. Petugas dan Tour Guide harus lebih sigap dan suaranya lebih kencang, karena ada musik mungkin jadinya terpecah apalagi untuk di bagian atas, tidak ada Guide tour yang memandu atau menjelaskan, tapi bila dikatakan cukup untuk di lantai bawah saja. mungkin ada tambahan speaker di bagian depan di lantai atas, karena suaranya terdengar sayup-sayup saja. *maklum berisik bro banyak anak kecil di atas* ^^
  3. Rutenya lebih panjang lagi dan busnya lebih banyak haha dan gratisnya diperlama, katanya gratisnya cuma 3 bulan. Eh tapi jangan lama-lama juga deh gratisnya ^^ 
nah buat teman-teman yang ingin tau apa saja yang harus diperhatikan coba teman-teman baca salah satu postingan teman saya disini atau coba follow twitternya @CityTourJakarta